Desa Bumiaji serius mengembangkan proyek wisata pelayanan di kawasan kantor desa. Proyek itu akan menelan anggaran hingga satu miliar rupiah. Semua warga yang mengakses pelayanan di kantor desa akan dimanjakan dengan fasilitas desa sehingga mereka merasakan sensasi liburan.

Desa Bumiaji terletak di pusat Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Proyek wisata pelayanan melengkapi kesuksesan desa dalam mengembangan program agrowisata. Selain sukses mengembangkan wisata petik apel, Desa Bumiaji juga berhasil mengembangkan agrowisata jeruk.

Nama Inovasi Wisata Pelayanan Pubik
Pengelola Pemerintah Desa Bumiaji
Alamat Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur

Agrowisata jeruk memanfaatkan lahan pertanian warga yang tersebar di empat dusun, seperti Dusun Beru, Banaran, Biangun, dan Tlogorejo. Biaya produksi yang dikeluarkan petani lebih murah dan perawatan jeruk tidak serumit tanaman apel.

Kegiatan awal dalam pengembangan wisata pelayanan adalah pemetaan dan perencanaan pembuatan taman bermain, stan bunga, kolam renang, dan tempat olahraga. Selain itu, ada layanan pusat oleh-oleh yang memmasarkan produk warga, seperti apel, jeruk, dan produk olahan pangan lainnya.

Ikon utama wisata pelayanan adalah spot Bunga. Konsep ini menjawab permasalahan para petani yang mengalami kendala dalam pemasaran. Rata-rata petani bunga di Desa Bumiaji fokus melayani pengiriman dengan jumlah banyak, sementara penjualan ritelnya masih terkendala oleh belum tersedianya lokasi gerai yang memadai.

Proyek wisata pelayanan menjadi hub dan memadukan semua destinasi wisata di Desa Bumiaji, maupun Kota Batu, sebagai bentuk pelayanan publik prima di desa. Dana Rp 1 Miliar akan ambilkan dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang mencapai angka Rp 5 Miliar.

Paket wisata ini juga akan menarik desa-desa dari luar daerah yang biasa melakukan studi tiru maupun studi lapangan. Secara tidak langsung, Desa Bumiaji tengah menyebarkan virus pelayanan prima dan pemberdayaan ekonomi desa sebagai program utama pemerintah desa di Indonesia.

Bumiaji berasal dari kata bumi memiliki arti tempat dan aji yang diartikan sebagai berharga atau juga bisa disebut penguasa atau raja. Hal itu menandakan di masa lalu, wilayah Bumiaji adalah wilayah berharga.

Desa ini sudah ada sejak kerajaan Majapahit. Dalam Prasasti Jiyu/Prasasti Trailokyapuri 1486 M diperoleh informasi bahwa Bumiaji adalah desa perdikan atau desa sima atau desa bebas pajak.

%d blogger menyukai ini: