Keluarga adalah pendidik yang pertama dan utama. Keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak adalah sebuah keniscayaan. Berbagai studi menunjukan bahwa keterlibatan keluarga dalam pendidikan dapat meningkatkan belajar anak. Selain prestasi belajar, penumbuhan karakter juga membutuhkan peran keluarga. Kerjasama dan keselarasan antara pendidik dan lingkungan keluarga merupakan kunci keberhasilan pendidikan yang dilakukan.

Inilah yang melatarbelakangi pembentukan Desa Sahabat Keluarga (DSK) pada Tahun 2015 di Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut, kegiatan pertama yang berlangsung di Kalimantan Selatan. Sebagai gambaran, mayoritas penduduk Desa Sumber Makmur beragama Islam dan mayoritas suku Jawa. Desa ini dibentuk pada tahun 1991 sebagai pemekaran dari Desa Gunung Makmur.. Pada Awal pemekaran, jumlah penduduknya 350 KK, sekarang berkembang menjadi 715 KK dan 2800 jiwa. Sumber penghasilan penduduk dari aktivitas pertanian, peternakan, perkebunan.

Nama inovasi :   Desa Sahabat Keluarga
Pengelola : Guru, masyarakat dan pemerintah desa
Lokasi/alamat : Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel)
Contact person : Sri Mulyanti (Guru TK Sumber Mulia)
Telepon/HP/email : +62 852 5168 3721

Jarak Desa Sumber Makmur dengan Kecamatan Takisung kurang lebih 5 km, sedangkan jarak dengan Kabupaten kurang lebih 20 km. .Kondisi jalan desa masih banyak yang rusak dan belum beraspal, namun kondisi ini tidak menghalangi semangat berinovasi.   Menurut keterangan Anton Wibowo selaku Pendamping Desa, kegiatan DSK ini digerakkan oleh Kepala Sekolah TK Sinar Makmur ibu Sri Mulyanti. Kegiatan ini diterapkan melalui aksi sebagai berikut :

  1. Mengantarkan anak dihari pertama Sekolah
  2. Keluarga terlibat pada kegiatan anak sekolah
  3. Masyarakat terlibat sukarela di kegiatan Sekolah
  4. Masyarakat peduli pada waktu belajar anak, baik jam masuk maupun jam pulang anak dari sekolah

Kemudian pada jam keluarga 18.30-20.00, orang tua juga tidak menyalakan televisi, menemani anak saat belajar di rumah dan saling mengingatkan sesama warga masyarakat. Saat ini, Desa Sumber Makmur sudah mempunyai fasilitas pelayanan dasar yang terdiri dari fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan. Fasilitas pendidikan sudah ada dari jenjang TK, SD dan SLTP, sedangkan fasilitas kesehatan berupa Puskesdes, Pustu, dan Posyandu. Ada juga 2 lapangan sepak bola, 1 mesjid dan 8 langgar atau mushala.

Iklim yang dibangun juga kondusif dalam mendorong lahirnya inovasi. Berdasarkan informasi dari Kemal Pahresy, seorang tenaga ahli P3MD Kabupaten Tanah Laut yang juga motor penggerak inovasi desa, Desa Sumber Makmur memiliki pula inovasi teknologi  tepat guna. Pengrajin kerupuk bernama Daud telah membuat alat dan mesin (alsin) pemotong kerupuk. Alsin ini  menggunakan dinamo dengan kekuatan 2.800 rpm ini mampu menghasilkan 4,5 kg kerupuk singkong dalam 12 menit. Daud telah membuat alsin tersebut sebanyak 6 unit yang semuanya masih berfungsi dengan baik. ****