Desa Parbaba Dolok merupakan salah satu sentra produksi kopi dengan kualitas terbaik. Produktivitas kopi didukung oleh kebun seluas 4.913,24 hektar. Pada 2017, produksi kopi sebanyak 3.866,35 ton. Selain menjadikan buah kopi sebagai produk olahan, Desa Parbaba Dolok berinovasi untuk menawarkan paket wisata kebun kopi.

Desa Parbaba Dolok terletak di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara. Kopi dari desa ini dikenal dengan sebutan Kopi Pardosir. Kopi Pardosir jenis arabika yang tumbuh di pegunungan Pulau Samosir, bekas letusan vulkano Gunung Toba sehingga menghasilkan cita-rasa yang unik dan khas.

Nama Inovasi Kopi Pardosir
Pengelola Pemerintah Desa Parbaba Dolok
Alamat Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara
Kontak Kalteng Sinaga (Kepala Desa Parbaba Dolok)

Warga desa berhasil memproduksi hasil kopi menjadi produk olahan bermutu tinggi. Cita rasa kopi Samosir sudah teruji di sejumlah laboratorium, hasilnya kualitas kopi sangat memuaskan dengan rata-rata di atas 85 prosen.

Kopi Pardosir pernah dipamerkan di Thailand dan Jakarta dengan hasil yang memuaskan bagi para penikmat kopi. Semua kesuksesan untuk mendorong Kopi Pardosir sebagai produk unggulan desa tak lepas dari dukungan dan bantuan Pemerintah Kabupaten Samosir. Kini, pemasaraan Kopi Pardosir sudah berkembang hingga mancanegara.

Pada sektor infrastruktur, para petani kopi berharap ada perbaikan jalan desa dan jalan usaha tani. Jalan menuju Desa Parbaba Dolok masih buruk, sehingga mempersulit distribusi produk kopi ke luar desa. Kondisi jalan yang buruh membuat biaya pengangkutan hasil kopi lebih tinggi dan para petani kopi merugi.

Masyarakat Desa Parbaba Dolok siap memberikan lahan untuk pembangunan pelebaran jalan ke lokasi jalan usaha tani. Bila infrastruktur bagus maka kopi Pardosir bisa lebih berkembang dan meningkat, bahkan mensejahterakan perekonomian masyarakat Desa Parbaba Dolok. Terlebih, Desa Parbaba Dolok tengah mengembangkan desa wisata dengan ciri khas lokasi wisata perkebunan kopi.

Di Desa Parbaba Dokok juga dibangun dua bangunan untuk rumah produksi kopi dan fasilitas alat pengelolaan kopi. Di sana ada fasilitas mesin palper, mesin huller, dan timbangan 100 Kg. Selain itu ada, mesin penggiling, mesin drawstring, satu mesin sealer, dan alat pengukur kadar air.

%d blogger menyukai ini: