Gampong (Desa) Jambo Apha terletak pada bagian tengah Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Desa tersebut secara administratif merupakan salah satu dari 15 desa dalam wilayah Kecamatan Tapaktuan. Gampong seluas 442 ha ini sebagian daerahnya berupa kebun masyarakat dan hutan raya.

Dari perhitungan yang terakhir dilakukan pada tahun 2014, penduduk Gampong Jambo Apha berjumlah 1.628 jiwa. Sebagian besar penduduk desa bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil, sedangkan profesi terbanyak berikutnya adalah pedagang. Tingkat pendidikan yang dominan di Gampong Jambo Apha ialah lulusan SLTA. Pemerintahan Gampong dipimpin oleh seorang geuchik (sebutan untuk kepala desa).

Dari keseluruhan pendapatan gampong, alokasi terbesar berasal dari Dana Desa, yaitu 73,8% dari pagu keseluruhan. Alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBD sebesar 25,2%. Sisanya sebagian kecil berasal dari jasa giro bank, bagian dari hasil pajak daerah, dan Silpa dari hasil retribusi daerah.

Pada tahun anggaran 2017, Desa Jambo Apha mendapatkan alokasi Dana Desa sejumlah 748 juta rupiah. Pada Tahap I (Mei 2017), Dana Desa yang sudah disalurkan adalah sebesar 449 juta rupiah (60% dari pagu Dana Desa).

Berdasarkan hasil kesepakatan masyarakat Gampong Jambo Apha dengan perangkat desa, terdapat sejumlah kegiatan pembangunan maupun kegiatan lainnya yang dibiayai melalui Dana Desa tahun 2017.

Salah satu infrastruktur yang segera dibangun menggunakan Dana Desa adalah jalan desa. Sebelumnya, masyarakat yang berada di bagian timur gampong kesulitan dalam mendapatkan akses menuju jalan utama.

Warga harus memutar cukup jauh agar bisa mengakses jalan utama, adapun jalan alternatif yang ada masih berupa jalan tanah yang cukup kecil sehingga menyulitkan masyarakat bila turun hujan. Dengan adanya jalan desa yang memadai, masyarakat dapat memiliki akses jalan alternatif yang lebih cepat dan nyaman untuk akses menuju jalan utama.

Masalah lain yang dihadapi oleh warga yang tinggal di dekat sungai adalah bau sampah yang cukup menyengat akibat saluran drainase yang menuju sungai terbuka langsung menghadap rumah warga. Warga sekitar pun menghadapi resiko longsor jika hujan deras.

Sistem drainase yang baik akan sangat membantu dalam mengatasi masalah-masalah tersebut. Maka pembangunan berikutnya yang dilakukan berfokus pada perbaikan saluran drainase ini.

Gampong Jambo Apha telah memiliki gedung serbaguna yang dibangun menggunakan Dana Desa tahun 2016, tetapi karena kekurangan dana maka baru pada tahun 2017 pelengkap gedung tersebut dituntaskan pembangunannya. Di antara sarana pelengkap gedung yang dibuat adalah pagar, tangga, dan beberapa renovasi di sana-sini.

Agar pemanfaatan gedung serbaguna ini optimal, Unit PKK gampong mengusulkan penggunaan lantai bawah gedung sebagai ruangan PAUD untuk menampung anak-anak yang orang tuanya bekerja.

Tak cuma berkutat pada pembanguhan fisik, beberapa bentuk pelatihan dilakukan berdasarkan usulan dari masayarakat. Pelatihan yang sudah dilaksanakan antara lain meliputi pelatihan pembuatan kue untuk ibu rumah tangga yang diharapkan mengasah keterampilan kaum ibu sekaligus dapat digunakan sebagai alternatif penghasilan tambahan.

Selain itu, digelar pula sosialisasi bahaya narkoba, pemberian santunan kepada anak yatim, serta kegiatan pemberdayaan lainnya. Harapannya, selain hidup sejahtera, kepedulian masyarakat terhadap isu-isu sosial juga terasah.

Dana Desa telah memudahkan Gampong Jambo Apha dalam mengatasi masalah saluran drainase. Akses menuju jalan utama juga telah menjadi lebih mudah dengan bantuan Dana Desa, sehingga mobilitas penduduk maupun distribusi kebutuhan dan hasil kebun dapat semakin lancar.

Dengan demikian, pergerakan ekonomi pun meningkat. Artinya, Dana Desa telah berhasil menjadi stimulus bagi perekonomian desa, tentunya dalam hal ini dengan partisipasi dukungan segenap masyarakatnya.

%d blogger menyukai ini: