Desa Tegalsari merupakan salah satu dari 13 desa yang ada di Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Lokasinya cukup strategis, berada di jalur lintas pantai utara atau jalur pantura Pulau Jawa. Desa Tegalsari memiliki total luas wilayah 487,79 Ha yang terdiri dari tanah sawah, tanah kering, tanah basah, tanah perkebunan, fasilitas umum dan tanah hutan.

Batas wilayah desa ini yaitu sebelah utara berbatasan dengan Desa Depok, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Lawangaji, sebelah timur berbatasan dengan Desa Kandeman dan sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Sambong.

Secara administrasi Desa Tegalsari terdiri dari 7 pedukuhan yaitu dukuh Tegalsari, Pulesari, Pungangan, Randu Kuning, Siwatu, Bulu dan Bleder serta 34 RT. Jumlah penduduk Desa Tegalsari sebanyak 10.197 jiwa, terbagi atas penduduk laki-laki sebanyak 5.203 jiwa dan perempuan sebanyak 4.994 jiwa.

Berdasarkan Peraturan Desa Tegalsari Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Pemerintah Desa, susunan organisasi pemerintah desa terdiri dari 1 Kepala Desa, 1 Sekretaris Desa, 3 Kaur, 3 Kasi dan 7 Kadus.

Mata pencarian utama warga desa ada pada bidang pertanian tanaman pangan (padi) sebagai pemilik lahan, buruh tani, dan pekerja. Desa Tegalsari termasuk desa yang menjadi kawasan industri di Kabupaten Batang, di mana terdapat pabrik tekstil PT. Primatexco yang merupakan pabrik tekstil terbesar di Kabupaten Batang.

Dengan adanya program Dana Desa, maka dengan musyawarah bersama diputuskan untuk melakukan kegiatan yang berfokus pada Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Jenis kegiatan pada bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa Tahap I meliputi Pembangunan Jalan Rabat Beton pada 6 ruas jalan dan Pavingisasi pada 1 ruas jalan.

Sedangkan untuk jenis kegiatan pada bidang Pemberdayaan Masyarakat Tahap I berupa pelatihan menjahit dengan harapan dapat membantu meningkatkan taraf hidup warga desa.

Desa Tegalsari merupakan contoh sukses dari desa penerima Dana Desa yang dapat memanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan. Desa dipercaya penuh untuk merencanakan dan mengelola Dana Desa demi kesejahteraan masyarakat. Dana Desa yang diperoleh Desa Tegalsari Tahap I digunakan untuk pembangunan jalan rabat beton di 6 dusun, pavingisasi untuk 1 dusun, dan pelatihan menjahit.

Terkait pemanfaatan Dana Desa Tahap I, Kepala Desa beserta staf berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi ke masyarakat agar masyarakat dapat terlibat dalam penggunaan Dana Desa karena kunci keberhasilan pembangunan dari suatu desa adalah adanya peran serta dari warga masyarakat. Dan terbukti, Dana Desa Tahap I dapat tersalurkan secara maksimal.

Peran dari Pemda Kabupaten Batang, aparat desa, tokoh masyarakat, pendamping desa/fasilitator serta masyarakat menjadikan menjadi penentu keberhasilan Desa Tegalsari. Informasi dari Supardi, Camat Kecamatan Kandeman, Desa Tegalsari menjadi contoh kesuksesan pemanfaatan Dana Desa dengan mengedepankan “gotong royong” dari warga desa. Bahkan Presiden RI dan Gubernur Jawa Tengah juga telah berkunjung ke Desa Tegalsari untuk meninjau pemanfaatan Dana Desa pada tahun 2017.

Pemerintah Desa melalui Kepala Desa juga menyampaikan Rencana Kegiatan Desa (RKD) untuk penyaluran Dana Desa Tahap II, di mana kegiatannya berupa Pembangunan Jalan Rabat Beton pada 2 ruas jalan, Pengaspalan pada 1 ruas jalan, Pengadaan Seragam Sintren Kumar Budoyo, dan Pelatihan Bengkel Las. Kegiatan pengadaan seragam sintren ini sangat penting mengingat sintren merupakan salah satu kesenian rakyat yang sangat digemari di wilayah Kabupaten Batang.

Pemerintah Desa Tegalsari ingin memberikan dukungan kepada kelompok Kumar Budoyo untuk terus melestarikan kesenian daerah, bahkan kesenian sintren dari Desa Tegalsari ini sudah menunjukkan prestasi dengan tampil di ajang Pentas Seni Jakarta.

Dana Desa sangat menolong untuk kemajuan lingkungan dan mempercepat pembangunan infrastruktur. Penyaluran Dana Desa Tahap I diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan warganya untuk terus menggerakkan pembangunan desa, meningkatkan semangat untuk terus menciptakan program kerja yang lebih baik demi kesejahteraan dan kemajuan bangsa, khususnya warga desa.

Kucuran Dana Desa dimanfaatkan dengan optimal oleh Desa Tegalsari untuk melangsungkan pembangunan berbagai infrastruktur desa sekaligus untuk sarana pemberdayaan masyarakat setempat. Pembangunan jalan rabat beton maupun berbagai pelatihan masyarakat terus dioptimalkan menggunakan dana desa sehingga taraf hidup masyarakat terus berkembang menjadi lebih baik.

%d blogger menyukai ini: