Sukonatar merupakan salah satu dari 10 desa yang ada di Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki luas 579,15 Ha yang terdiri dari sawah/ pertanian 448 Ha, tanah tegal/lading 41,27 Ha, pekarangan 75,99 Ha, lain-lain 10,39 Ha dan sisanya berupa tambak/kolam, lapangan dan kuburan masing- masing 1 Ha.

Secara letak geografis, Desa Sukonatar sebelah utara berbatasan dengan Desa Wonosobo, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kebaman, sebelah barat berbatasan dengan Desa Sukomaju, dan sebelah timur berbatasan Desa Blambangan (Kecamatan Muncar).

Penduduk Desa Sukonatar hingga bulan Oktober 2016 berjumlah 4.984 jiwa yang terdiri dari laki laki 2.523 jiwa dan perempuan 2.461 jiwa. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan sisanya bekerja sebagai Pedagang, Guru, Wiraswasta, Karyawan Swasta, dan Pegawai Negeri Sipil. Desa Sukonatar merupakan satu-satunya Desa Smart Kampung yang berada di Kecamatan Srono.

Pada tahun 2017, Desa Sukonatar menerima Dana Desa sebesar Rp 837 juta dari pemerintah pusat serta Alokasi Dana Desa sebesar Rp747 juta dari pemerintah daerah. Dana yang diterima tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur desa dan melakukan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat.

Beberapa infrastruktur yang dibangun antara lain adalah pembangunan paving jalan desa, pembangunan pagar makam desa, plengsengan sungai, dan beberapa gedung yang bisa digunakan untuk keperluan desa. Sedangkan pelatihan atau kursus keterampilan yang diselenggarakan dari dana desa antara lain adalah pelatihan kesenian daerah, pelatihan pengurusan jenazah, kursus ketrampilan otomotif serta pelatihan pengenalan hukum ke masyarakat.

Dana desa juga membantu dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat desa. Misalnya untuk pembuatan akta kelahiran ataupun akta kematian, masyarakat tidak perlu susah payah untuk datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, namun bisa langsung diproses dan difasilitasi oleh desa tanpa ada pungutan biaya. Pendataan terhadap jumlah masyarakat juga telah bisa dijalankan dengan lebih baik dan lebih teratur dibanding dengan sebelum adanya dana desa.

“Dahulu segala sesuatu harus dipikirkan dengan baik mana yang harus didahulukan, apakah pembangunan infrastruktur atau peningkatan kualitas layanan karena dana yang dimiliki sangat terbatas, namun setelah ada dana desa maka semua bisa kita jalankan bahkan bisa jauh lebih baik dari apa yang kita rencanakan,” kata sekretaris desa.

Dengan adanya Dana Desa, beberapa fasilitas di Desa Sukonatar bisa menjadi lebih mumpuni untuk instansi pemerintahan sekelas desa. Beberapa fasilitas yang disediakan desa tersebut antara lain adalah adanya ruang pertemuan yang bisa menampung sekitar 60 peserta dengan cukup nyaman dan dilengkapi audio visual yang bagus, adanya BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang dikelola dengan baik sehingga bisa menaikkan kesejahteraan masyarakat desa, fasilitas ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan free wifi, adanya pasar desa yang memudahkan masyarakat, dan beberapa fasilitas lainnya.

Pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) pada Desa Sukonatar Pustu juga diharapkan mampu menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Gedung yang telah dimiliki sendiri dan gedung serbaguna nantinya bisa digunakan oleh masyarakat secara gratis maupun disewakan ke pihak luar sebagai penambah kas desa.

Kini Desa Sukonatar menjadi salah satu tunjuan dari daerah lain untuk melakukan study banding mengenai pengelolaan keuangan dan penataan desa. Selain menjadi pelopor penerapan smart kampung, Desa Sukonatar merupakan salah satu desa dengan pengelolaan keuangan yang bagus.

Desa Sukonatar merupakan sebuah contoh sukses memanfaatkan seluruh resource-nya dalam mengelola Dana Desa. Dengan mengusung konsep smart kampung, masyarakat tergerak untuk turut serta dalam pembangunan berbagai fasilitas desa. Dengan berkembangnya berbagai sarana bagi masyarakat yang dikelola melalui dana desa, maka taraf hidup masyarakat menjadi lebih baik sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang smart sesuai dengan konsep pada desa tersebut.

%d blogger menyukai ini: