Pemerintah Desa Sukajaya tengah berupaya maksimal untuk mengembangkan kawasan agrowisata petik buah melon di Kampung Subang Kulon, khususnya di RT 8. Buah jenis melon emas yang ditanam di tanah seluas dua hektar ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga setempat.

Kampung Subang Kulon terletak di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Agrowisata kebun melon tengah menjadi primadona di Desa Sukajaya dan sekitarnya.

Lokasi kebun sangat mudah dijangkau. Wisatawan bisa membawa kendaraan, baik roda dua maupun empat dengan jarak sekitar 3 kilomter dari Jalan Raya Sukabumi-Cianjur.

Kesegaran melon emas membuat warga ramai mendatangi lokasi agrowisata tersebut. Bahkan, hasil dari inovasi pemerintah desa itu, berhasil dilirik oleh negara Tirai Bambu.

Pada pertengahan Januari 2020, Kedubes Tiongkok dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi didampingi Bupati Sukabumi datang kesini untuk melihat kebun buah melon.

Hasil kunjungan itu, Desa Sukajaya akan kerjasama dengan China untuk melakukan ekspor melon emas. Meski telah dibudidayakan sejak 2018, pemasaran melon emas hanya dilakukan di intern Sukabumi saja.

Selain itu, melon emas mulai dijual ke pasar swalaya yang ada di berbagai daerah, seperti Bogor, Jakarta, Cianjur, Bandung, Depok, dan Bekasi. Untuk omsetnya per tahun sudah mencapai angka Rp 700 juta.

Kebun melon emas telah dibuka bagi siapa saja untuk dikunjungi. Pemerintah desa mempersilakan secara gratis untuk melihat, berfoto, bahkan memetik langsung buah tersebut untuk dibeli, lalu dimakan di tempat atau dibawa pulang.

Desa Sukajaya ingin menggiatkan kegiatan sektor kepariwisataan. Untuk itu, pemerintah desa tengah berupaya maksimal untuk melakukan penataan di lokasi agrowisata pertanian petik buah melon tersebut.

%d blogger menyukai ini: