Inovasi Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampasi dalam mengembangkan kawasan Mada Oi Kampasi di Desa Sukadamai menjadi kawasan agrowisata dan taman buah mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

Desa Sukadamai terletak di Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Perhatian Pemerintah Kabupaten Dompu ditunjukkan dengan dukungan monitoring dan evaluasi bagi pengembangan kawasan tersebut oleh Dinas DPMPD setempat.

Nama Inovasi Agrowisata dan Taman Buah Mada Oi Kampasi
Pengelola Kelompok Tani Desa Sukadamai
Alamat Desa Sukadamai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat

Tim monitoring langsung terjun ke lapangan untuk melihat dan merasakan keasrian dan kesejukan kawasan Mada Oi Kampasi yang sudah dihijaukan dan dipadati pohon buah tersebut.

Selain itu, Dinas DPMPD juga ikut melakukan supervisi atas dukungan anggaran Dana Desa (DD) dalam pengembangan kawasan tersebut. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Dompu telah menyiapkan dukungan anggaran tambahan untuk percepatan pembangunan wisata dan kebun buah tersebut.

Ke depan, pengembangan kawasan seperti Mada Oi Kampasi ini dapat menjadi salah satu sumber Penghasilan Asli Desa (PADes). Agrowisata dan taman buah ini memiliki nilai ekonomi untuk masyarakat, terutama untuk kelompok tani (poktan) dan kelompok sadar wisata (pokdarwis).

Inovasi dan inisiatif dari kelompok tani (Poktan) Mada Oi Kampasi dalam mengembangkan kawasan kawasan agrowisata sangat membanggakan banyak pihak. Mereka gigih membangun kawasan ini menjadi kawasan agrowisata hasil hutan bukan kayu (HHBK).

Pembangunan kehutanan, khususnya pengembangan Agrowisata HHBK dan Jasa Lingkungan Wisata Alam, memerlukan kolaborasi dan dukungan semua pihak. Untuk itu, saatnya pemerintah daerah dan semua stekholdernya bergerak mendukung pengembangan kawasan ini sebagai kawasan agrowisata.