Komitmen Desa Sambak, Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang, dalam pemuliaan lingkungan hidup mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia. Penghargaan sebagai Kampung Pro Iklim (Proklim) diberikan Menteri Siti Nurbaya Bakar pada Kepala Desa Sambak, Dahlan, di Jakarta (7/8/2017).

Penghargaan ini merupakan prestasi kolektif masyarakat Desa Sambak yang menjaga kualitas lingkungan hidup. Program Kampung Iklim (Proklim) adalah program berlingkup nasional yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK (Gas Rumah Kaca).

Nama Inovasi Desa Pro Iklim
Pengelola Pemerintah Desa Sambal
Alamat Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah
Kontak Person Rofiq (Pengelola Kelompok Informasi Masyarakat)
Telepon +62-853-2900-7172
Website http://sambak.desa.id
Twitter http://twitter.com/desasambak/

Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 19/2012 tentang Program Kampung Iklim. Proklim dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah minimal setingkat Dusun/Dukuh/RW dan maksimal setingkat Desa/Kelurahan atau yang dipersamakan dengan itu.

Setiap tahun, pemerintah pusat memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Desa Proiklim menjadi strategi nasional untuk menjaga dan memperbaiki kualitas lingkungan sebagai tempat tinggal yang nyaman dan baik.

Upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim bisa berupa:

  1. Pengendalian kekeringan, banjir, dan longsor
  2. Peningkatan ketahanan pangan; pengendalian penyakit terkait iklim
  3. Penanganan atau antisipasi kenaikan muka laut, rob, intrusi air laut, abrasi, ablasi atau erosi akibat angin, gelombang tinggi
  4. Pengelolaan sampah,limbah padat dan cair; pengolahan dan pemanfaatan air limbah
  5. Penggunaan energi baru terbarukan, konservasi dan penghematan energi
  6. Budidaya pertanian
  7. Peningkatan tutupan vegetasi
  8. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.