Desa Kiarasari menjunjung tinggi adat kasepuhan. Kasepuhan di desa ini terhimpun dalam satu wadah, yaitu SAAKI (Satuan Adat Kasepuhan Kiarasari). Nilai dan filosofi kasepuhan sangat mempengaruhi tata pemerintahaan dan kepemimpinan di Desa Kiarasari, tak terkecuali peraturan desa (Perdes).

Desa Kiarasari terletak di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun secara historis, masyarakat Kiarasari merupakan bagian dari pengikut Kasepuhan Urug dan Cipatat, cikal bakal dari kasepuhan yang ada di satuan adat Banten Kidul. Tak heran, tradisi dan adat yang berkembang di Desa Kiarasari lebih mirip dengan desa-desa di Provinsi Banten.

Nama Inovasi Peraturan Desa dan Adat Kasepuhan
Pengelola Pemerintah Desa Kiarasari
Alamat Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Kontak Person Nurodin SH (Kepala Desa Kiarasari)
Telepon +62-857-7777-7735
Website http://kiarasari.desa.id

Dalam penataan desa, Desa Kiarasari cukup produktif dalam memproduksi Perdes. Proses pembuatan Perdes tak sekadar copy paste dari Perdes daerah lain. Perdes di Desa Kiarasari merupakan jawaban adat atas perkembangan kebutuhan maupun permasalahan yang muncul di masyarakat.

Ambil contoh Perdes Nomor 5 tahun 2017 tentang Pelestarian, Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Mata Air. Perdes itu lahir menjawab persoalan sengketa sumber mata air. Pada 2014, masyarakat sempat konflik dengan salah satu perusahaan yang membeli tanah di Desa Kiarasari.

Di tanah itu ada sumber mata air, saat masyarakat ingin memanfaatkan air untuk kebutuhan sehari-hari perusahaan melarang. Lalu, Desa Kiarasari membuat Perdes yang melarang privatisasi sumber mata air. Sumber mata air merupakan milik publik yang dapat dikelola secara bersama-sama.

Setelah Perdes lahir, Pemerintah Desa Kiarasari membentuk Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum (BPSPAM) sebagai salah satu unit bisnis BUMDes. Berkat kebijakan di atas, kebutuhan masyarakat air bersih di Desa Kiarasari sudah terselesaikan. Pada 2018, dari 13 kampung, 8 RW, dan 31 RT tinggal satu kampung lagi yang belum tuntas.

Selain membawahi BPSPAM, BUMDes Kiarasari juga mengelola unit usaha air minum kemasan yang berasal dari mata air si Kampung Cibuluh yang sudah melalui tes dan dianggap baik untuk dikonsumsi. Pemerintah Desa Kiarasari berencana mengandeng investor untuk menanganinya, terutama untuk memenuhi dukungan alat dan teknologi.