Desa Kawitan merupakan salah satu desa dari sembilan desa di wilayah Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang dinilai sukses memanfatkan Dana Desa maupun alokasi dana yang lainnya untuk mensejahterakan masyarakat desa.

Desa Kawitan terletak di sebelah tenggara Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya dengan jarak ke Ibu Kota Kecamatan Salopa ± 1 Km. Sebagian besar wilayah Desa Kawitan merupakan perbukitan dengan luas wilayah 593.820 Ha dan ketinggian 500 dpl dari permukaan air laut.

Desa Kawitan terdiri dari 3 wilayah kedusunan, 6 RW, dan 25 RT, dengan batas-batas wilayah sebelah Utara Desa Kaputihan, sebelah selatan Desa Mandalahayu, sebelah barat Desa Mandalawangi, serta sebelah timur Desa Mandalaguna.

Warga Masyarakat Desa Kawitan kini boleh tersenyum. Rasa pesimis untuk melihat desanya dapat dilalui kendaraan bermotor akhirnya terhapuskan seiring dikucurkannya Dana Desa sejak 2015 lalu.

Jalan-jalan utama desa kini sudah diaspal atau dirabat beton serta telah banyak peningkatan insfrastruktur lainnya yang memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas keseharian.

Proyek perintisan dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan, sebagian besar bersumber dari Dana Desa. Pada 2017, penggunaan Dana Desa diprioritaskan penggunaannya pada kegiatan peningkatan fisik/infrastruktur desa, seperti proyek Peningkatan Jalan Setapak dan Jembatan Neglasari.

Proyek ini menghubungkan beberapa dusun yang tadinya terpisah. Sebelumnya jembatan penghubung hanya berupa rakitan dari bambu dan tak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor roda dua.

Selain itu, Dana Desa juga digunakan membangun tanggul air Ciaur untuk irigasi dan air bersih serta pembangunan MCK. Sayangnya Dana Desa belum merambah kepada kegiatan dalam rangka meningkatkan dan menghidupkan ekonomi lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia yang masih banyak memerlukan pembinaan.

Hasil produksi pertanian kini semakin mudah diangkut ke sentra-sentra pemasaran terdekat. Pembangunan infrastruktur yang baik mampu membuat roda perekonomian masyarakat secara perlahan menggeliat dan diharapkan terus mempengaruhi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Respon masyarakat terhadap kegiatan pembangunan infrastuktur sangat positif. Dukungan mereka dibuktikan dengan gotong-royong pada kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan bersama Pemerintah Desa.

Keberhasilan pembangunan di Desa Kawitan ini tentu sangat dirasakan keberadaannya karena peningkatan infrastruktur di Desa. Diharapkan ke depannya hanya perlu dilakukan pemeliharaan dan pengembangan atas infrastruktur desa tersebut, mengingat outputnya yang langsung mampu mengangkat ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya di wilayah Desa Kawitan.

Desa Kawitan mengelola dana desanya dengan program prioritas berupa pembangunan infrastruktur, terutama jalan. Mengingat bahwa aktivitas keseharian masyarakat desa memerlukan sarana mobilitas yang layak dan memadai.

Dengan demikian, roda perekonomian secara perlahan turut mengalami peningkatan sehingga berdampak pula terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Kawitan yang kian meningkat.

%d blogger menyukai ini: