Suasana nan hijau membentang luas di Labuhanbatu, kebun-kebun sawit dan karet berbaris dengan rapinya. Jadi tidak heran, apabila orang-orang yang sudah mengenal Labuhanbatu mendengar nama itu disebutkan, yang terbersit di pikiran mereka pastilah sebuah daerah yang penuh dengan kebun sawit dan karet di sepanjang kiri-kanan jalan.

Di sanalah ada Desa Kampung Padang yang merupakan salah satu dari 75 desa di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dan merupakan wilayah dari Kecamatan Pangkatan yang secara keseluruhan memiliki 10 desa. Terletak sekitar 32 km dari Kota Rantauprapat dan 3 km dari ibukota kecamatan.

Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara

Nama Inovasi Pemanfaatan Dana Desa untuk Bangun Infrastuktur Desa
Pengelola Pemerintah Desa Kampung Padang
Alamat

Desa Kampung Padang mempunyai luas wilayah seluas 5.001 ha. Memiliki jumlah penduduk 8.300 jiwa dengan 2.120 KK, Kampung Padang yang meliputi 10 (sepuluh) dusun tergolong desa yang cukup padat penduduknya.

Masyarakat Desa Kampung Padang berasal dari berbagai suku, di yaitu suku Jawa 70%, suku Batak 15%, dan suku Batak Mandailing 15%. Mayoritas masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani kelapa sawit dan karet.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan visi dan misinya, Desa Kampung Padang dipimpin oleh seorang Kepala Desa bernama Jamri, ST. yang dipilih melalui pemilihan langsung sejak tahun 2015, dibantu oleh seorang Sekretaris Desa, 5 orang Kepala Urusan, dan 10 orang Kepala Dusun.

Dalam hal pengelolaan keuangan desa, Desa Kampung Padang sudah menggunakan Aplikasi Siskeudes untuk mengelola dana keuangan desa. Untuk Dana Desa Tahap I yang sudah tersalurkan sebesar 60% secara output sudah hampir 80% telah terealisasi dan seluruhnya dipergunakan untuk pembangunan fisik yang dilakukan secara swakelola berupa:
• Pembangunan Jalan Rabat beton (Cor Beton) di 7 lokasi sepanjang 899 m.
• Pembangunan drainase/parit beton di empat lokasi sepanjang 800 m.
• Pengerasan Jalan (batu kerikil) sepanjang 2.015 m

Dengan adanya proyek fisik tersebut di atas, sangat membantu masyarakat desa, terutama dalam hal transportasi. Karena Desa Kampung Padang ini merupakan daerah perkebunan, maka sebelumnya jalan tanah yang dilalui seringkali becek dan licin. Dengan adanya proyek berupa pembangunan jalan rabat beton, memberikan kemudahan akses bagi penduduk desa yang dapat dilalui dengan kendaraan roda 2 maupun kendaraan roda 4 (mobil kecil).

Selain itu bagian desa yang semula seringkali tergenang akibat hujan, dengan adanya pembangunan drainase/ parit beton tidak lagi perlu merasa khawatir pada waktu hujan deras.

Keberhasilan yang dicapai dalam pembangunan infrastruktur di Desa Kampung Padang tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang begitu besar. Untuk membantu Perangkat desa dalam mengelola keuangan dan merencanakan kegiatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhan Batu telah menyediakan pendamping di masing-masing kecamatan dan pendamping lokal untuk desa.

Upaya selanjutnya yang dilakukan Perangkat Desa Kampung Padang salah satunya adalah menyiapkan SDM yang memahami tentang infrastruktur dan proses pengadaan, sehingga ke depannya akan memperlancar pelaksanaan kegiatan.

Selain pembangunan fisik, juga direncanakan pembangunan mental anak anak Desa Kampung Padang mengingat Kabupaten Labuhanbatu merupakan salah satu daerah ‘merah’ perdagangan narkoba, sehingga perlu adanya kegiatan positif bagi para pemuda Desa Kampung Padang untuk mengisi waktu luang.

Di samping itu, pendamping lokal Desa Kampung Padang kedepannya berkeinginan untuk meningkatkan ekonomi kreatif desa, di mana saat ini penduduk desa hanya berpikir menjual hasil desa saja tanpa memikirkan potensi lain yang mungkin dapat dihasilkan dari sumber daya alam yang dimiliki desa Kampung Padang.

Dengan adanya Dana Desa ini diharapkan dapat menjadi daya dukung bagi desa untuk merencanakan program/kegiatan yang akan mendorong kemajuan desa dan seluruh penduduknya.

Diolah dari Kisah Sukses Dana Desa, Kementerian Keuangan 2017

%d blogger menyukai ini: