Selain dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, memperoleh pendapatan asli desa dari hasil penjualan kelebihan daya listrik pembang it listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Sejak 2011, mereka menjual daya listrik kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hasilnya, sejumlah kegiatan pembangunan desa pun didanai dengan hasil penjualan listrik tersebut, seperti perluasan fasilitas air bersih, perkebunan sayur, bahkan untuk menambah modal bagi koperasi unit desa (KUD).

PLTMH di Desa Kamanggih telah dibangun pada 2011. Pengelolaan PLTMH dipercayakan kepada Koperasi. PLTMH menghasilkan 37 KWh, namun hanya 7 KWh yang dikonsumsi warga, sehingga terdapat kelebihan tenaga listrik. Layanan PLN sudah masuk ke sebagian Desa Kamanggih dan membutuhkan pasokan tambahan listrik tambahan. Sementara, Pemerintah desa memerlukan tambahan dana untuk menunjang kegiatan pembangunan desa.

Nama Invasi Penjualan Listrik PLTMH pada PLN
Pengelola Pemerintah Desa Kammanggih dan Koperasi Jasa Peduli Kasih
Alamat Desa Kamanggih, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
Kontak Umbu Hinggu Panjanji (Ketua Koperasi)
Telepon +62-852-3915-2452

Saat pertemuan antara Koperasi, PLN mengaku kekurangan daya dan sering mengalami kerugian karena menggunakan solar untuk bahan bakar pembangkit. Lalu, pada 28 Desember 2013, keduanya sepakat untuk menjalin kerja sama mutualisme, yaitu kerjasama penjualan kelebihan daya listrik ke PLN untuk memenuhi kebutuhan pembangunan desa. Pemerintah Desa pemasukan sebesar Rp 5 juta perbulan dan kontrak akan diperbaharui setiap dua tahun.

Manfaat yang diperoleh desa ada tiga, yaitu ada tambahan dana untuk menignkatkan pendapatan asli desa, koperasi memperoleh tambahan modal, dan pengelolaan dan perawatan PLTMH terjamin. Bahkan, PLN bertanggung jawab terhadap semua urusan pengelolaan dan perawatan PLTMH, termasuk mengalihdayakan teknisi PLTMH menjadi tenaga kontrak PLN.

Hasil pejualan daya dimanfaatkan Desa Kamanggih untuk perluasan fasilitas air bersih: dari tahap awal 30 rumah dan sekolah, tahap selanjutnya 50 rumah. Selain itu, desa memiliki perkebunan sayur yang hasilnya dapat dinikmati oleh warga, terutama Posyandu untuk pemberian makanan tambahan Balita dan Ibu Hamil. Desa juga memiliki peternakan sapi dengan 19 sapi indukan, peternakan ini akan diperluas dengan ayam dan bebek.

Desa Kamanggih memberi pembelajaran pada desa-desa lain, bahwa aset desa yang belum terpakai dapat dimanfaatkan dengan bijak, bahkan menjadi sumber tambahan pendapatan untuk mendukung kegiatan pembangunan desa. Pendekatan dan kerja sama yang baik dengan pihak ketiga dapat memberikan nilai tambah dalam kegiatan pengelolaan dan pemeliharaan aset desa, bahkan kegiatan pembangunan desa.