Desa Jepitu terletak di Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini berjarak 64 km dari Kota Yogyakarta. Kata pitu pada nama desa berasal dari legenda Mbah Gusti Wora Wari, leluhur warga Jepitu.

Di satu kisah Mbah Wari menyelamatkan warga kampung dengan kesaktiannya dengan mengubah jong musuh menjadi batu berbekal ujuh atau pitu bambu yang dilemparkan. Legenda ini yang dipercaya menjelaskan bentuk beberapa batu karang serupa kerangka perahu yang dianggap petilasan di Kedung Prahu.

Di desa yang asri ini, penduduknya masih menerapkan nilai-nilai budaya leluhurnya. Jepitu dipimpin oleh Sarwana yang dibantu oleh 6 orang perangkat desa. Desa ini termasuk kategori desa maju dengan penduduk berjumlah empat ribu jiwa yang tersebar di 10 dusun.

Jumlah dana desa untuk Jepitu pada tahun 2017 senilai 890 juta rupiah, atau meningkat 4 kali lipat dari yang diterima pada tahun 2015. Sembilan puluh persen penggunaan Dana Desa tahun 2017 digunakan untuk belanja modal.

Dari hasil musyawarah desa, prioritas penggunaan dana pada tahun 2017 adalah penyediaan infrastruktur, serta penanggulangan kemiskinan. Lahan parkir dan kios desa adalah beberapa contoh infrastruktur yang dibangun pada tahun 2017 dengan menggunakan dana desa.

Lahan parkir ini digunakan untuk menampung kendaraan pengunjung yang ingin berwisata ke pantai di Jepitu. Nantinya lahan parkir ini akan dikelola oleh BUMDes Jepitu dan diharapkan akan meningkatkan PADes.

Selain itu, di sisi infrastruktur, pemerintah desa Jepitu membangun jalan sepanjang 1,2 km untuk menghubungkan lahan pertanian warga dengan akses jalan utama.

Di sisi penanggulangan kemiskinan, pemerintah desa Jepitu merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dan memberikan bantuan jamban sehat bagi 61 warga yang tersebar di 10 pedukuhan di Dusun Pendowo. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan papan dan sanitasi bagi keluarga tidak mampu.

Jepitu juga menggali potensi objek wisatanya, di antaranya, pantai Sedahan, Greweng dan Dadapan. Selain pantai, Jepitu juga telah mempunyai destinasi wisata yang telah dikelola oleh Pokdarwis yaitu pantai Wediombo, Jungwok, dan Pulau Kalong dengan jembatan gantungnya.

Seluruh tempat wisata ini dikelola oleh BUMDes yang dibiayai dari dana desa. Dengan dana desa, Jepitu membangun kesejahteran dan kemandirian warganya.

%d blogger menyukai ini: