Pemerintah Desa Dhereisa di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengembangkan inovasi baru untuk memajukan desanya. Mereka memanfaatkan embung yang ada di desanya sebagai destinasi wisata baru. Wisata Embung Deki ini memadukan wisata mancing, bersantai, dan agrowisata.

Namanya Embung Deki. Awalnya Pemerintah Desa Dhereisa membangun embung untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat. Lalu, dalam perjalanan kebutuhan air minum untuk masyarakat Dhereisa sudah mencukupi, sehingga muncul ide untuk memanfaatkan air dalam embung untuk kebutuhan pengairan lahan hortikultura.

Nama Inovasi Wisata Embung Deki
Pengelola Pemerintah Desa Dhereisa
Alamat Desa Dhereisa, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur
Kontak Geradus Gela (Kepala Desa)

Pada 2017, ide untuk mengembangkan holtikultura mulai dijalankan. Pemerintah desa bekerjasama dengan petugas penyuluh lapangan untuk membuat demplot holtikultura dalam skala kecil.

Pemerintah desa mewajibkan semua kelompok tani terlibat aktif dalam pengembangan holtikultura. Masyarakat mengembangkan pertanian holtikultura dengan sistem organik sehingga menghasilkan produk buah dan sayuran yang sehat.

Setelah itu, muncul ide baru untuk mengembangkan embung Deki sebagai tempat pariwisata. Fungsi embung semakin bertambah, selain untuk pertanian bisa juga untuk tempat pariwisata. Embung Deki tinggal disi ikan sehingga para pengunjung yang datang bisa mancing dan bersantai.

Pengembangan Embung Deki sebagai tempat pariwisata yang baru akan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). Di sekitar embung dapat dibangun lopo-lopo untuk melepas lelah sehingga pengunjung akan betah.

Melalui inovasi di atas, Dana Desa (DD) yang ada tidak saja dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, tapi juga dimanfaatkan untuk mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat.

%d blogger menyukai ini: