Seperti biasa,lapangan sepak bola dengan luas 85×80 meter di Desa Citalahab, Kecamatan Banjar, Pandeglang, Banten, selalu terlihat ramai. Meskipun usianya belum genap dua tahun, tempat itu kerap jadi sentral kegiatan pemuda. Warga sekitar menyebut tempat ini sebagai Sorga alias Sarana Olahraga.

Kalau dilihat sejarahnya, tak aka nada yang sangka tempat itu bias seramai sekarang. Dulunya, lapangan itu adalah hutan belukar yang tak pernah tersentuh masyarakat. Pemerintah Desa Citalahab memutuskan untuk memilih lokasi tersebut menjadi tempat olahraga pada 2016.

Impian masyarakat Desa Citalahab ingin ada sarana olahraga sudah cukup lama, tapi selama ini mereka belum memiliki dana. Berkat adanya Dana Desa, impian itu dapat direalisasikan pada 2016 karena sudah ada anggaran dana desa. Desa Citalahab mengalokasikan anggaran Rp 50 juta untuk pembangunan sarana olahraga desa.

Biaya pembangunan di atas relatif murah karena tingginya budaya gotong warga. Sarana olahraga desa mampu menjadi mengalihkan perhatian pemuda setempat untuk melakukan hal-hal positif, dan menjauhi perbuatan merugikan seperti menkonsumsi narkoba, dan tawuran.

Sarana olahraga desa merupakan satu program prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di samping 3 program prioritas lain, yakni Produk unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), Embung Desa, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

%d blogger menyukai ini: