Desa Banjarharjo merupakan salah satu desa di Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Wilayahnya didominasi dataran rendah dengan luas wilayah 307,5 Ha dan terbagi menjadi lima dusun. Posisinya cukup strategis, hanya berjarak tujuh kilometer dari ibukota kecamatan dan delapan kilometer dari ibukota kabupaten.

Penduduk Desa Banjarharjo berjumlah 4.068 jiwa. Karena Desa Banjarharjo dekat dengan kawasan industri dan secara memiliki banyak areal persawahan dengan luas total 201 Ha, mata pencaharian penduduk sebagian besar adalah sebagai buruh, baik buruh pabrik maupun buruh tani.

Pendapatan Asli Desa dan Pendapatan Lain yang sah dari Desa Banjarharjo sendiri sangat minim dan tidak mencukupi untuk membiayai kebutuhan desa, sehingga selama ini Pemerintah Desa Banjarharjo sangat bergantung dari Dana Transfer dari Pemerintah, termasuk Dana Desa.

Untuk tahun 2017, Pendapatan Desa mencapai Rp2,25 Milliar dengan porsi Dana Desa sebesar Rp858 Juta. Sebesar Rp674 Juta digunakan untuk membiayai Kegiatan Bidang Pembangunan seperti talud irigasi, pembangunan talud jalan, pembangunan jalan tembus, dan pembangunan saluran jalan.

Selain itu, sebesar Rp183 Juta Dana Desa digunakan untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa yang meliputi pemberdayaan Posyandu pemberdayaan Metode KB Jangka Panjang (MKJP), operasional BUMDesa, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan Jamban Keluarga, serta pengadaan sarana prasarana seperti Perpustakaan Desa.

Pemanfaatan Dana Desa Tahap I Tahun 2017 telah dilaksanakan dengan baik oleh TPK sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya yang tercantum dalam APBDesa. Bahkan untuk kegiatan pembangunan, volume yang dicapai melebihi volume yang direncanakan sebelumnya. Hasilnya, pembangunan tersebut dapat memberikan nilai manfaat yang lebih bagi masyarakat.

Kegiatan-kegiatan di atas dilaksanakan sesuai dengan peruntukannya oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang bertanggung jawab atas bidangnya masing-masing. Kerja sama dan koordinasi menjadi kunci berjalannya setiap kegiatan yang sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa).

Untuk mempermudah pelaksanaan Penganggaran, Penatausahaan dan Pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2017, Pemerintah Desa Banjarharjo menggunakan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Guna mencapai tujuan transparansi, Pemerintah Desa Banjarharjo sudah menerapkan pemuatan APBDes pada papan Papan Pengumuman Desa. Informasi serupa juga disediakan di titik-titik strategis di wilayah Desa Banjarharjo. Keterbukaan yang telah diaplikasikan sejak beberapa tahun yang lalu ini membuat masyarakat luas dapat melihat kegiatan apa saja yang sudah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah desa.

Harapannya, masyarakat tak lagi bertanya-tanya, ke mana penggunaan dana desa yang diperoleh oleh Desa Banjarharjo. Masyarakat juga sekaligus bisa memantau pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang dicantumkan dalam APBDesa, termasuk pembangunan yang dibiayai oleh dana desa.

Nominal Dana Desa yang diperoleh oleh masing-masing desa umumnya cukup besar sehingga pengelolaannya pun perlu dilakukan secara hati-hati. Atas dasar hal inilah, maka Desa Banjarharjo menekankan pada transparansi dalam pengelolaan Dana Desa. Penekanan transparansi ini diwujudkan dengan pemasangan pengumuman yang memuat rincian-rincian tertentu dalam APBDes, termasuk Dana Desa yang didapatkan.

Tak ketinggalan, pengelola yang profesional dalam hal ini perangkat desa yang berintegritas tinggi juga mutlak perlu. Desa Banjarharjo membentuk Tim Pengelola Kegiatan untuk masing-masing bidang sehingga manajemen tiap-tiap bidang dapat berjalan dengan fokus. Salah satu bukti keberhasilan sistem ini adalah volume pembangunan yang melampaui rencana sebelumnya, sehingga nilai gunanya juga meningkat.

%d blogger menyukai ini: