Banyak remaja yang mengalami trauma masa lalu akibat perlakuan kasar dan tidak menyenangkan pada masa kanak-kanak. Hal itu membuat mereka rendah diri dan rentan perilaku menyimpang. Desa Bajuin berinovasi mendirikan Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja yang diberi nama PIK Remaja Nirwana. PIK Remaja memberikan pelayanan informasi dan konseling, seperti Pendewasaan Usia Perkawinan, fungsi-fungsi keluarga, hingga keterampilan hidup (life skills).

Desa Bajuin terletak di Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Desa ini memiliki perhatian besar pada perkembangan anak-anak dan remaja. PIK Remaja dikembangkan dan dikelola dari, oleh, dan untuk remaja.

Nama Inovasi : Pembentukan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja
Pengelola : Pemerintah Desa dan PIK Remaja
Alamat : Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel)
Kontak : Faizal (Ketua)
Telepon/HP/email : +62-822-3987-0339

Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat. Tak sedikit remaja yang mengalami trauma yang terjadi pada masa kanak-kanak. Hal itu menyebabkan kerentanan pada perkembagan psikis remaja. Ada yang awalnya hanya suka berkelahi, suka keluyuran, dan membolos sekolah.

Lalu, ada yang menjurus pada kejahatan dan pelanggaran hukum, seperti mengendarai mobil tanpa SIM atau kleptokrasi dengan mengambil barang milik orang tua atau milik orang lain tanpa izin.

Pada tahap selanjutnya, bisa terjadi yang lebih kronis lagi dalam bentuk penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang, pergaulan dan hubungan seks bebas, pemerkosaan, perampokan, dan kejahatan-kejahatan lainnya.

Dalam dunia remaja dikenal TRIAD KRR atau tiga hal yang akan merusak dan membahayakan kesehatan reproduksi remaja, yaitu (1) seksualitas; (2) HIV/AIDS; (3) Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza).

Pegiat PIK Remaja dibekali materi-materi konseling yang bersumber pada topik Delapan Substansi Generasi Berencana (GenRe), yaitu (1) Napza/Narkoba; (2) Free Sexs; (3) HIV/ AIDS; (4) Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE); (5) Fungsi Keluarga; (6) Gender; (7) Life Skill; dan (8) Advokasi.

PIK Remaja Nirwana mengembangkan berbagai forum pengajian dan diskusi yang terkait dengan persoalan remaja dan materi-materi tersebut. Remaja dirangkul dan diajak melakukan aktivitas kehidupan yang lebih produktif dan hidup lebih bermakna.

Atas kesepakatan dalam Musyawarah Desa, Pemerintah Desa Bajuin telah mengalokasikan anggaran operasional untuk mendukung kegiatan PIK Remaja Niwana dari pos Dana Desa. langkah tersebut mendapat apresiasi positif dari pihak kecamatan dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berkat keberhasilan PIK Remaja Nirwana dalam menekan angka kenakalan remaja, Desa Bajuin berencana untuk mengembangkan PIK Dewasa untuk mengatasi angka premanisme di desa. PIK Dewasa akan menyasar tokoh-tokoh preman dan pasangannya agar bisa diarahkan ke arah aktivitas produktif, seperti usaha tani, berdagang, maupun pengelolaan objek wisata.

Integrasi perlu dilakukan dengan PAUD, Posyandu, PKK, Karang Taruna serta berbagai lembaga lain dan perusahaan-perusahaan dalam mendukung sustainabilitas PIK.****

%d blogger menyukai ini: