Desa Artodung merupakan salah satu dari 10 desa di wilayah Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Desa Artodung mempunyai luas wilayah seluas 128,60 Ha. Desa yang terdiri dari 3 dusun ini memiliki jumlah penduduk 1.181 jiwa yang meliputi 405 KK. Dengan sebaran usia produktif sebanyak 832 jiwa dan usia non produktif 349 jiwa (usia >65 tahun = 78 jiwa, usia 0-15 tahun = 271 jiwa).

Jika ditinjau dari tingkat Ppendidikan, penduduk yang telah menempuh jenjang pendidikan hingga sarjana (S1/S2) sebanyak 105 orang, Tamat Diploma (D1/D2/D3) hanya 55 orang, Tamat SLTA/ Sederajat sebanyak 290 orang, Tamat SLTP/Sederajat sebanyak 146, Tamat SD/Sederajat sebanyak 326 orang dan Tidak Tamat Sekolah sebanyak 127 orang.

Desa Artodung merupakan salah satu desa yang cukup berhasil dalam pengelolaan Dana Desa dan Keuangan Desa. Dana Desa dimanfaatkan sebesar mungkin untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat desa yang berfokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pemanfaatan Dana Desa di desa Artodung di bidang fisik digunakan untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), Selokan, Jalan Desa, dan Gorong-gorong.

Pembangunan Tembok Penahan Tanah pada lahan di samping jalan desa bertujuan untuk menghindari terkikisnya jalan desa yang rawan ambles karena aliran air di musim penghujan. Sebelum dilaksanakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) tersebut, di musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi mengakibatkan aliran air yang cukup deras pada lahan pada sisi jalan desa. Kekhawatiran warga desa adalah menurunnya jalan akibat kikisan air.

Sebelum dibangunnya jalan desa, petani tembakau mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil pertanian karena kondisi jalan desa yang terlalu sempit dan masih berupa jalan tanah yang hanya bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua sehingga memakan waktu yang cukup lama untuk mengangkut hasil pertanian warga. Dengan dibangunnya Jalan Desa tersebut, kemudahan warga dalam mengangkut hasil tani bisa dirasakan karena kini akses jalan dapat dilalui kendaraan roda empat.

Antusiasme warga dalam mendukung pembangunan jalan desa ini dapat diliat dengan keikhlasan warga dengan merelakan sebagian tanah yang dimikinya agar digunakan untuk pelebaran dan pembangunan jalan yang dilakukan.

Pembangunan selokan dan gorong-gorong pada desa Artodung juga memberikan manfaat karena dengan pembangunan ini pembuangan air warga dapat mengalir dengan baik sehingga menghindari terjadinya penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh genangan air misalnya demam berdarah, diare, dan penyakit kulit.

Saluran air bermanfaat bagi warga terutama petani yang banyak memanfaatkan air untuk kegiatan pertanian. Desa Artodung ini dikenal memiliki potensi air yang melimpah namun petani harus menggunakan mesin pompa air untuk mengaliri lahan pertanian, dengan pembangunan saluran air ini petani dapat mengaliri lahan pertanian tanpa biaya tinggi karena sudah tidak perlu lagi menggunakan pompa. Saluran air ini juga bermanfaat untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di lahan warga.

Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Artodung terlihat tumbuh semakin baik seiring dengan pengelolaan Dana Desa yang tepat. Peningkatan kualitas kesehatan yang dipilih melalui pembangunan saluran air yang sehat mampu memberi dampak terhadap geliat pertumbuhan desa. Masyarakat yang sehat menjadi lebih dinamis dalam menciptakan perekonomian dan membangun desa melalui Dana Desa.

%d blogger menyukai ini: