Setelah jalan usaha tani di Pangkahkulon yang didanai dari Dana Desa selesai dibangun, terjadi daya saing harga antartengkulak. Adanya akses jalan yang bagus membuat para tengkulak dan petani bisa mengurangi biaya transportasi dari tempat produksi ke tempat penjualan.

Demikian testimoni Abdul Muis Salim, salah satu petani tambak di Pangkahkulon. Jalan Usaha Tani (JUT) adalah salah infrastruktur yang dibangun Pangkahkulon dengan dana desa.

Dana Desa digunakan pemerintah desa Pangkahkulon untuk membangun Jalan Lingkungan, Penerangan Jalan Desa, penyediaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah, Sarana Prasarana Sanitasi Lingkungan Desa seperti Pengelolaan Air Limbah, Drainase, Sarana MCK, Perpustakaan Desa, serta Penguatan Permodalan BUMDes.

Nama Inovasi Pembangunan Infrastruktur Desa
Pengelola Pemerintah Desa Pangkahkulon
Alamat Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Kontak Ahmad Fauron, S.Sos.I (Kepala Desa)
Telepon +62-31-3941470
E-mail pemdespangkahkulon01@gmail.com
Website http://pangkahkulon.desa.id

Tahun 2017, Pangkahkulon mendapat alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat sebesar satu milyar rupiah, meningkat sebesar 37 persen dibanding alokasi tahun 2016. Dana ini terdiri dari 300 juta dari Dana Desa Pemerintah Pusat dan 743 juta dari Alokasi Dana Desa Pemerintah Daerah. Dana ini telah disalurkan oleh KPPN Surabaya I sebesar 634 juta rupiah.

Pangkahkulon merupakan satu dari 13 desa di Kecamatan Ujungpangkah yang terletak 35 Km dari Kabupaten Gresik. Berdasarkan data kependudukan, jumlah warga Pangkahkulon sebanyak empat ribu jiwa, yang tersebar di 4 dusun, yakni Dusun Krajan 1, Krajan 2, Kalingapuri dan Druju. Secara geografis, posisi desa yang berbatasan dengan Laut Jawa menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat karena potensi hasil lautnya.

Sebagian besar warga berprofesi sebagai nelayan, petani tambak dan petani. Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) adalah salah satu hasil pembangunan dari dana desa yang sangat diapresiasi warga. JUT menghubungkan antara area pertanian/tambak dengan pasar dan memperlancar proses mobilisasi produk pertanian dari lahan usaha menuju sentra pengolahan dan pemasaran hasil produk pertanian, sehingga dapat mengurangi biaya petani.

Jalan ini sangat strategis dan memberi akses untuk transportasi pengangkutan sarana usaha tani menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju pemukiman, tempat penampungan sementara atau pengumpulan atau tempat lainnya.

Manfaat lain Dana Desa yang dampaknya dirasakan warga Pangkahkulon adalah penguatan BUMDes Pangkahkulon. Keterlibatan Pemerintah Desa sebagai penyerta modal terbesar BUMDes diharapkan mampu mendukung pengembangan perekonomian warga.

Keberadaan BUMDes Pangkahkulon mendorong dinamika kehidupan ekonomi di pedesaan. Peran BUMDes adalah menjadi salah satu upaya pengembangan komunitas Pangkahkulon yang lebih berdaya saing.

%d blogger menyukai ini: