Desa Muara Arai merupakan sebuah desa yang berlokasi di antara dua danau, yaitu Danau Ganting dan Danau Talio, yang berlokasi di Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Desa Muara Arai memiliki wilayah seluas ± 9,5 km2, dan berdasar topografinya merupakan daerah dataran rendah (rawa). Dengan jumlah penduduk sebanyak 699 jiwa, sebanyak 234 kepala keluarga bermata pencaharian sebagai nelayan di tepian danau. Mayoritas penduduk Desa Muara Arai masih tergolong dalam kategori miskin dan sangat miskin.

Penggunaan Dana Desa di Desa Muara Arai ditetapkan melalui musyawarah desa setiap tahunnya dengan melibatkan pengurus desa dan warga Desa Muara Arai serta tokoh masyarakat. Dana Desa digunakan utamanya untuk penyediaan listrik dan pembangunan infrastruktur desa.

Sesuai dengan kebutuhannya, Dana Desa digunakan untuk penyediaan listrik. Sebelum adanya Dana Desa di tahun 2015, penduduk warga Desa Muara Arai tidak memiliki sarana penerangan yang memadai sehingga kegiatan ekonomi, khususnya pada malam hari, sulit dilakukan.

Pada tahun 2015, Desa Muara Arai menerima Dana Desa dan berdasarkan hasil Musyawarah Desa disepakati untuk melaksanakan pengadaan listrik desa. Saat ini telah tersedia listrik untuk warga dengan biaya operasional yang ditanggung dengan gotong-royong (iuran).

Selain permasalahan listrik, permasalahan yang dihadapi hampir setiap tahun Desa Muara Arai selalu banjir sehingga jalan desa menjadi rusak dan akses transportasi untuk anak-anak bersekolah dan antar warga mengalami gangguan. Maka pada tahun 2016 Dana Desa disepakati untuk membuat jalan desa agar tidak lagi terganggu dengan ancaman.

Selanjutnya, pada tahun 2017 ini berdasarkan hasil musyawarah desa, Dana Desa 2017 disepakati digunakan untuk meneruskan pembiayaan pembangunan jalan desa sepanjang 250 m. Setelah dibangun jalan desa ini, warga Desa Muara Arai mulai dapat merasakan manfaatnya.

Anak-anak warga desa pergi bersekolah tidak terganggu dan ketika ada warga yang sakit dapat segera dibantu, serta kegiatan ekonomi berupa pengangkutan dan pengiriman hasil tangkapan ikan dari warga dapat lebih lancar dilakukan.

Kisah sukses pembangunan jalan untuk sebuah desa yang terletak di tepian danau dan sungai yang hampir setiap tahun selalu banjir tentunya memerlukan perjuangan yang ekstra keras.

Namun demikian, keinginan besar untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik dengan adanya kesempatan pemanfaaatan Dana Desa membuat warga Desa Muara Arai tetap bersemangat dan saling gotong-royong. Kini upaya tersebut telah terbayar dengan nikmat tersedianya jalan desa yang lebih baik. banjir.

Seluruh usaha yang telah dilakukan tentunya Pengadaan listrik dan pembangunan jalan Desa Muara Arai merupakan upaya strategis yang menunjang berbagai aktivitas dan peningkatan kesejahteraan warga desa dalam jangka panjang. Keberhasilan pemanfaatan Dana Desa tidak lepas dari peran aktif seluruh warga dan perangkat desa, serta koordinasi berbagai instansi di daerah untuk bersama membangun dan memajukan Desa Muara Arai.

Kesuksesan Desa Muara Arai dalam pengelolaan Dana Desa merupakan cerita sukses selama 3 tahun terakhir. Memenuhi kebutuhan prioritas warga desa, peruntukan Dana Desa ditetapkan melalui musyawarah desa tahunan. Meskipun terkendala banjir, dengan semangat dan gotong-royong, pembangunan jalan dapat diselesaikan.

Hal itu mencerminkan bahwaKeberhasilan pemanfaatan Dana Desa tidak lepas dari peran aktif seluruh warga dan perangkat desa, serta koordinasi berbagai instansi di daerah untuk bersama membangun dan memajukan Desa Muara Arai.

%d blogger menyukai ini: