Kini Dusun Bondan tak gelap lagi. Berkat teknologi Hybrid Energi One Pole (Heop), warga dapat menikmati layanan listrik. Heop adalah teknologi listrik terbarukan yang menggabungkan panel surya dan kincir angin. Istimewanya, warga mendapat jaringan listrik yang lebih aman dan gratis karena pasokan listrik berasal dari energi terbarukan.

Dusun Bondan terletak di Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Setiap malam, warga menghidupkan teplok atau lampu berbahan bakar minyak untuk penerangan. Ada juga lampu LED dengan sumber tenaga dari aki. Ada sebagian rumah yang menyalakan lampu dari listrik. Tetapi nyala listrik biarpet, karena jaringan listriknya tidak stabil.

Nama Inovasi Teknologi Hybrid Energi One Pole (Heop)
Pengelola Dusun Bondan, Desa Ujung Alang
Alamat Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
Kontak Kustoro (Sekretaris Desa Ujung Alang)
Telepon +62-812-2881-4058

Untuk sampai ke Dusun Bondan, para pengunjung dapat menggunakan moda transportasi perahu sekitar 2,5 jam dari Dermaga Sleko di Cilacap. Dusun Bondan terletak di areal hutan mangrove, maka akses utamanya adalah dengan perahu. Dusun itu dihuni oleh 74 keluarga.

Dusun Bondan memang belum mendapat layanan listrik dari jaringan PLN secara resmi. Sejak 2010, sebagian warga yang menggunakan listrik PLN harus menarik kabel sejauh 5 kilometer (km) dari dusun sebelah. Jauhnya jarak antara sumber listrik dan pengguna berdampak daya listrik tak bisa stabil. Nyalanya kadang terang, tetapi kemudian redup.

Warga menyadari aliran listrik yang ditarik dengan kabel secara mandiri oleh warga cukup berbahaya. Terlebih, kabel yang ditarik hanya menggunakan tiang-tiang kayu melewati tanah di rawa-rawa. Aliran listrik di atas hanya digunakan untuk 24 keluarga. Sebanyak 50 keluarga lainnya menggunakan pelita dari minyak maupun lampu LED dengan batu baterai.

Harapan muncul pada Februari 2017, saat Serikat Pekerja Patra Wijayakusuma (SP PWK) Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap membawa teknologi Hybrid Energi One Pole (Heop) ke Dusun Bondan. Teknologi inovatif itu menggabungkan panel surya dengan kincir angin yang kemudian menghasilkan listrik. Teknologi itu sangat pas untuk daerah pesisir seperti Dusun Bondan, karena energi listrik dihasilkan dari sinar matahari dan tiupan angin.

Teknologi Heop sendiri lahir dari sebuah ajang kompetisi karya ilmiah mahasiswa tentang inovasi teknologi terapan untuk masyarakat pesisir. Salah satu pemenangnya adalah STT PLN Jakarta yang mengusung teknologi panel surya dan kincir angin. SP PWK menantang mereka menrapkan temuannya di Dusun Bondan.

Pada fase pemasangan pertama, teknologi itu mampu menghasilkan listrik untuk dua fasilitas umum (masjid dan tempat pertemuan) serta tiga rumah penduduk. Pemeliharan alat sangat sederhana sehingga langsung diserahkan pada warga.

Melihat perkembangan baik di atas, SP PWK Pertamina meminta manajemen Pertamina RU IV untuk ikut andil dalam memperbanyak teknologi tersebut sehingga menjangkau lebih luas lagi rumah warga. Pucuk dicinta ulam tiba, manajemen menyambut baik ide dari SP PWK. Lewat dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina, ada 14 titik lagi yang bakal dibangun instalasi Heop. Selain itu, ada 14 panel surya untuk kompleks rumah yang jaraknya jauh.

Kini, Desa Bondan telah mendapat akses listrik dari energi terbarukan yang mampu menerangi seluruh rumah warga. Hal itu sejalan dengan visi Pertamina yang tengah gencar mengkampanyekan energi terbarukan. Dengan inovasi teknologi, Dusun Bondan menjadi dusun mandiri energi.

%d blogger menyukai ini: