Desa Gogik berhasil mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengelola potensi desa. BUMDesa mengelola pemanfaatan sumber air, lembaga keuangan desa (LKD), serta pengelolaan pariwisata. Inovasi desa ini mampu mewujudkan kemandirian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Desa Gogik merupakan salah satu desa di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Desa Gogik merupakan representasi desa yang mampu mengelola potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di desa.

Unit usaha Lembaga Keuangan Desa bernama LKD Samirana itu melayani urusan simpan dan pinjam masyarakat desa. Buku laporan LKD Samirana menunjukkan unit usaha ini mampu membukukan laba Rp 4 juta.

Selain LKD, BUMDes Desa Gogik memiliki unit kegiatan usaha lainnya, yaitu pengelolaan mata air untuk pemenuhan air bersih dan pengelolaan pariwisata air terjun Semirang. Desa Gogik sudah menandatangani nota kesepahaman kerjasama antara pihak desa dengan Perum Perhutani selaku pemilik lokasi.

BUMDes Gogik akan menjadi lembaga pengelola obyek wisata alam ini, mulai dari pemasukan pengunjung hingga pemanfaatan lain dari air terjun Semirang. Selain itu, ada sejumlah destinasi wisata lain yang mendukung paket wisata di Desa Gogik, yaitu Embung Sukoponco, Kebon Pala PTP Ngobo, dan aneka kuliner makanan lokal.

Tak heran bila Desa Gogik dianggap sebagai salah satu pelopor desa yang mampu mengoptimalkan seluruh potensi desa untuk mewujudkan kemandirian desa.

%d blogger menyukai ini: